Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Juni 2013

Selamat Jalan Bapak Taufik Kiemas

Innalillahi Wainna Ilaihiraji'un Bangsa Indonesia kembali kehilangan tokoh penting di Negeri ini. Ketua MPR RI, Taufik Kiemas meninggal dunia pada pukul 19.05 waktu Singapura atau pukul 18.00 WIB.  Kabar meninggalnya Taufik Kiemas pertama kali disampaikan oleh Wakil Ketua DPR Pramono Anung. Melalui akun twitter miliknya

 "Telah meninggal dunia Bapak Haji Taufiq Kiemas saat ini dan mohon diampuni seluruh kesalahan dan didoakan" tulis Pramono Anung dalam akun twitternya @pramonoanung

Menurut Sekjen PDIP, Tjahyo Kumolo, kondisi kesehatan Taufiq Kiemas merosot drastis usai menghadiri peringatan Hari Pancasila di Ende, Nusa Tenggara Timur, pada 1 Juni 2013. Taufik Kiemas kemudian dirawat di Genaral Hospital, Singapura hingga menghembuskan nafas terakhir hari ini, Sabtu, 8 Juni 2013.

Taufik Kiemas lahir di Jakarta, 31 Desember 1942. Karir politik beliau dimulai dari GMNI. Namun selama rezim Orde Baru nama Taufik Kiemas tidak begitu menonjol. Barulah setelah era reformasi, nama beliau muncul ke permukaan hingga menjabat sebagai Ketua MPR RI periode 2009-2014.

Dikalangan politisi, Taufik Kiemas dikenal sebagai politisi santun, kalem dan luwes bergaul. Dalam sebuah tulisan, Puan Maharani mengatakan Taufik Kiemas adalah politisi yang sangat luwes dalam pergaulan. Bahkan, dia tetap bergaul dengan orang yang memiliki pandangan dan sikap politik yang berseberangan. Hal itu juga membuat beliau dihormati dan disegani semua kalangan.

Selamat jalan Bapak Taufik Kiemas. Semoga arwahmu mendapat tempat yang luas di sisi Allah SWT. Dan pengabdianmu pada bangsa dan negara menjadi amal dan memberi manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia. Amiin ya rabbalalamiin
*Dari berbagai sumber

Sabtu, 30 Maret 2013

Usulkan SBY jadi Ketum PD, Bukti Kader PD Tidak Pede

Bermula dari usulan 25 DPD Partai Demokrat yang menginginkan SBY turun langsung mengendalikan Partai Demokrat dari kursi ketua umum. Usulan 25 DPD PD ini kemudian didukung oleh para petinggi PD baik yang duduk di Majelis Tinggi, Dewan Pembina dan struktural DPP. Usulan inipun semakin menguat hingga menjelang KLB PD di Bali yang dijadwalkan 30-31 maret 2013.


Timbulnya faksi-faksi di internal PD pasca mundurnya Anas Urbaningrum dari Ketum PD adalah latar belakang munculnya usulan untuk "memaksa" SBY menjadi Ketum PD. Menurut mereka, SBY sebagai founding fathers PD akan diterima semua faksi di internal PD. Mereka yakin, jika SBY menerima usulan sebagai Ketum PD, maka peserta KLB PD akan menerimanya secara aklamasi.

Mengingat SBY menjabat sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan yang menjalankan tugas-tugas negara, maka di usulkanlah ketua harian sebagai pelaksana tugas Ketum agar SBY bisa fokus mengurusi negara. 

Dikutip dari detikNews, Menjelang Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Bali, usulan agar SBY menjadi Ketua Umum Partai Demokrat semakin menguat.Wakil Ketua Umum PD, Max Sopacua mengatakan bahwa SBY sudah siap jadi Ketua Umum PD. Ia percaya, SBY tidak akan menolak menjadi Ketum dan hanya tinggal ketuk palu. Menurut Max, SBY hanya akan menjadi simbol sedangkan yang mengendalikan partai adalah ketua harian.

Jika membaca latar belakang di atas, sepertinya ada ketergantungan yang amat sangat dari kader-kader PD terhadap figur SBY. Mereka beranggapan hanya SBY yang mampu menyatukan kembali faksi-faksi dalam internal PD yang mulai muncul sejak Kongres PD di Bandung hingga Pasca berhentinya Anas Urbaningrum dari Jabatan Ketum PD. Mereka juga yakin SBY mampu mendongkrak elektabilitas PD yang merosot tajam di beberapa survey.

Apakah kader-kader PD yang lain tidak mampu melakukannya? Saya kira banyak kader PD lainnya yang mampu. Tetapi mereka tidak percaya diri untuk tampil menyelamatkan PD menjelang Pemilu 2014. Mereka lebih menginginkan SBY yang turun tangan menyelamatkan PD dari keterpurukan padahal SBY sudah memiliki setumpuk tugas-tugas negara yang harus diselesaikan hingga 2014 nanti.

Senin, 04 Maret 2013

Inilah Pesan-pesan 'Perlawanan' Anas Lewat Twitter dan Status BBM

Sebelum menjadi tersangka, Anas Urbaningrum sering berkicau di twitter maupun update status di BBM. Namun, kicauan Anas di twitter maupun status BBM nya tidak begitu menjadi perhatian alias biasa-biasa saja. Barulah menjelang dan setelah Anas Urbaningrum ditetapkan sebagai tersangka, kicauan twitter dan status BBM nya mendapat perhatian luas publik Indonesia.

Apa saja pesan-pesan Anas lewat Twitter dan status BBM itu?

Anas Urbaningrum seperti memberi sinyal lewat twitter dan status BlackBerry Messsenger (BBM). Anas seolah memberi perlawanan. Diawali dahulu dengan status di BBM 'politik para Sengkuni', 'ojo dumeh', hingga 'ojo kagetan'.

Kini Anas juga bersuara lewat twitter. Anas pada Minggu (3/3) malam sempat ngetweet sejumlah pesan yang bertanda pagar #pesanayah. Lewat akun @anasurbaningrum, dia ngetweet sebanyak 3 kali soal pesan ayah itu.

"Jangan bermuka dua. Beda di depan beda di belakang", "Ojo gampang kuweden. Jangan mudah ketakutan". Tak lupa dia membubuhkan tanda pagar #pesanayah.

Tak jelas apa maksud tweet itu. Walau mendapat sejumlah respons luas, tak ada tanggapan Anas soal #pesanayah itu. Saat dikonfirmasi soal pesan ayah lewat BBM itu pun Anas tak merespons.

Jauh sebelum di twitter, Anas banyak memberi sinyal-sinyal lewat status BBM. Yang paling terkenal tak lain 'politik para Sengkuni' yang ditulis Anas menjelang dia menjadi tersangka di KPK. Kebetulan di PD memang ramai wacana agar Anas segera diganti. Tapi apa status itu ada kaitannya tak ada yang tahu. Anas sendiri berdalih dia sedang membaca buku Mahabarata

Sumber

Rabu, 27 Februari 2013

PSSI Kisruh Lagi Gara-gara Timnas Indonesia Palsu?

PSSI kembali mengalami gonjang-gonjing. Kali ini bukan masalah dualisme dengan KPSI, tetapi kisruh yang terjadi di dalam tubuh PSSI sendiri. Penyebabnya adalah pembentukan Timnas Indonesia oleh Djohar Arifin Husein diluar persetujuan petinggi PSSI lainnya.

Konon, gonjang-ganjing di tubuh PSSI ini berawal dari tindakan Djohar Arifin Husin yang secara sepihak telah menunjuk Luis Manuel Blanco sebagai pelatih Timnas Indonesia senior dan Timnas Indonesia U-23 tanpa melalui rapat dengan Exco PSSI. Tak pelak, para anggota Exco PSSI menentang penunjukan pelatih asal Argentina itu dan menegaskan bahwa pelatih timnas masih dipercayakan kepada Nil Maizar dan Aji Santoso.

Mendapat perlawanan dari para pejabat PSSI yang lain, nyali Djohar Arifin Husin tak lantas surut. Bahkan, ia kemudian merencanakan pembentukan Timnas Indonesia sendiri dengan membentuk Badan Tim Nasional (BTN) lengkap dengan para pengurusnya seperti Isran Noor, Habil Marati, Rudolf Yesayas, Edi Elison, dan Tommy Arief.

Tindakan sepihak Djohar Arifin inilah yang kemudian membuat beberapa petinggi PSSI meminta untuk diadakan sidang untuk membahas konflik internal yang melibatkan ketua umumnya, Djohar Arifin Husin, dan terkait dengan pembentukan Timnas Indonesia yang disebut-sebut sebagai timnas palsu

Sekjen PSSI, Halim Mahfudz, menyatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat kepada Komite Etik dan Komite Disiplin terkait tindakan sepihak yang telah dilakukan Djohar Arifin Husin sebagai Ketua Umum PSSI. Halim Mahfudz menilai bahwa Djohar Arifin dan sejumlah pengurus PSSI lainnya telah melakukan tindakan pelanggaran yang sangat serius.

Dengan adanya konflik di tubuh PSSI itu, semakin runyamlah persepakbolaan di Indonesia. Padahal, batas waktu yang diberikan oleh FIFA sudah kian dekat. Apakah yang akan terjadi selanjutnya? Inilah yang mungkin ditunggu-tunggu sekaligus membuat geram publik sepakbola nasional.

Sumber

Sabtu, 23 Februari 2013

Akhirnya, Bung Anas pun Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Hambalang

Setelah melakukan gelar perkara pada hari Jum'at, 23 Februari 2013, Pimpinan bersama tim penyidik KPK sepakat menetapkan Anas Urbaningrum sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah dalam pelaksanaan proyek sport center Hambalang.

"Kami menetapkan mantan anggota DPR AU sebagai tersangka," Kata Jubir KPK Johan Budi dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Jumat (22/2/2013).

Juru Bicara KPK, Johan Budi, mengungkapkan, Anas diduga menerima sesuatu yang berkaitan dengan jabatannya saat menjadi anggota DPR. "Bisa benda dan uang," Lanjut Johan Budi

KPK pun menjerat Anas dengan Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sebagai informasi, "pemberian" dalam Pasal 12 huruf a UU ini mencakup arti yang luas, yakni meliputi pemberian uang, barang, rabat (diskon), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya. 

Selain menetapkan tersangka, KPK juga mencegah Anas ke luar negeri untuk kepentingan penyidikan. Terhitung mulai 22 Februari, Anas dilarang bepergian ke luar negeri selama enam bulan.

Tidak ada kejutan dan kehebohan yang terjadi ketika Jubir KPK mengumumkan penetapan Anas Urbaningrum sebagai tersangka terkait korupsi di proyek Hambalang. Semua tampak biasa saja. Mungkin karena sebelum diputuskan statusnya, nama Anas Urbaningrum sudah beberapa kali disebut sebagai bakal tersangka. Bahkan M. Nazarudin dalam persidangan beberapa kali menyebut nama Anas Urbaningrum terlibat kasus Hambalang.

Memang tidak mudah bagi KPK untuk menetapkan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum sebagai tersangka. Beberapa kali Anas disebut-sebut akan menjadi bakal tersangka. Namun semakin hari status Anas kian tidak jelas. KPK beralasan sedang mencari alat bukti keterlibatan Anas. KPK mencari bukti-bukti keterlibatan Anas dalam kasus ini selama hampir setahun sejak kasus bergulir. Itu semua dilakukan KPK dalam rangka menerapkan prinsip kehati-hatian sebab dalam sistem KPK tidak mengenal adanya penghentian perkara.

Terakhir, muncul di media massa dokumen yang diduga draft surat perintah penyidikan terhadap Anas Urbaningrum. Pihak KPK sudah membenarkan bahwa dokumen tersebut asli milik KPK.

Drama seputar status Anas Urbaningrum berakhir dengan langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua Umum Partai Demokrat itu sebagai tersangka dalam kasus korupsi proyek Hambalang, Bogor. Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, meneken surat perintah penyidikan (sprindik) untuk Ketua Umum Partai Demokrat itu.

 *Dari berbagai sumber




Rabu, 20 Februari 2013

PSSI dan KPSI Akhirnya Sepakat Gelar Kongres di Jakarta

Draft Kesepakatan PSSI-KPSI (ANTARA/Wahyu Putro)
Kisruh sepak bola Indonesia kini perlahan mulai menemukan jalan keluar. Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) akhirnya menandatangani kesepakatan terkait penyelesaian kisruh sepak bola Indonesia pada Senin (18/2) malam di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senayan, Jakarta.

Kesepakatan tersebut ditanda tangani langsung oleh Ketua Umum PSSI Djohar Arifin dan Ketua Umum KPSI La Nyalla Mattalitti. Kesepakatan tersebut memuat empat poin penyelesaian kisruh sepak bola diantaranya penyatuan liga, revisi statuta PSSI, pengembalian empat exco, dan penyelenggaraan kongres berdasarkan nota kesepahaman tertanggal 7 Juni 2012 berkaitan dengan delegasi pada kongres berdasarkan data kongres Solo Juli 2011.

Dalam kesempatan itu, KPSI-PSSI akhirnya sepakat untuk mengadakan kongres biasa. ''Pada pertemuan dengan pemerintah, PSSI sepakat untuk menggelar kongres di Jakarta pada 17 Maret 2013,'' kata Menpora Roy Suryo usai bertemu dengan perwakilan PSSI dan KPSI di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (18/2) malam. Adapun agenda kongres, kata Roy, tidak akan keluar dari beberapa poin di atas.

Terkait verifikasi voters Solo, Roy telah menunjuk satu badan yang diketuai Rita Subowo dan ini akan dilakukan dalam waktu dekat. Pihaknya juga akan melibatkan perwakilan PSSI dan KPSI. Terkait peluang terulangnya pencabutan MoU seperti yang pernah dilakukan PSSI, Roy tetap berpikir positif.
Sumber: Republika Online

Jumat, 11 Januari 2013

Angelina Sondakh Divonis 4,5 Tahun Penjara, Adilkah?

Terdakwa kasus korupsi pembahasan anggaran di Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Angelina Sondakh akhirnya divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang diketuai oleh Sudjatmiko, Jakarta, Kamis 10 Januari 2013.

Vonis terhadap Angie jauh lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntut Angie dihukum 12 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan serta dijerat  pidana tambahan berupa uang pengganti Rp32 miliar. Namun tuntutan berat dan pembebanan pidana tambahan kepada mantan Anggota Banggar DPR 'digagalkan' majelis hakim.

Hakim hanya memutus empat tahun enam bulan penjara dan denda Rp250 juta subsider enam bulan kurungan dan menolak pembebanan hukuman tambahan berupa pidana pengganti uang Rp32 miliar kepada Angie. Menurut majelis hakim Tipikor,  mantan anggota Badan Anggaran Komisi X DPR tersebut terbukti menerima uang Rp2,5 miliar dan US$1,2 juta dari Grup Permai, perusahaan milik mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin.  Uang itu sebagai bentuk realisasi pembayaran fee sebesar 5 persen, melalui Mindo Rosalina Manulang, atas jasanya menggiring pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Pihak Angie sendiri sangat bersyukur dengan vonis yang diterimanya. Angie merasa bahagia karena majelis hakim tidak memvonisnya seperti tuntutan jaksa penuntut umum yang terasa begitu berat dan membebani. Ia merasa majelis hakim Tipikor telah mendengar pledoi yang ia baca sendiri saat persidangan sebelumnya.

Yang menjadi pertanyaan, adilkah vonis 4,5 tahun untuk Angie? Mengingat Angie sendiri terbukti menerima uang Rp 2,5 Miliar dan US$ 1,2 Juta dari Group Permai. Uang itu notabene adalah uang negara, uang rakyat Indonesia.

Saya sebagai warga negara Indonesia merasa vonis untuk Angie tidak adil meskipun Angie sendiri bahagia menerimanya. Uang Rp 2,5 miliar bukanlah uang yang sedikit. Apalagi ditambah lagi US$ 1,2 Juta. Jika uang tersebut digunakan untuk rakyat, tentu banyak manfaatnya. Akan tetapi Angie telah menggunakannya untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain.

Soal dia memiliki anak atau tanggungan, itu adalah masalah keluarga dia. Prestasi juga menurut saya tidak perlu menjadi pertimbangan untuk meringankan hukumannya. Sebanyak apapun prestasi Angie, namun perbuatannya telah merugikan negara dan tentu saja rakyat Indonesia yang mengeluarkan pajak.

Ingat! Rakyat Indonesia telah banting tulang mencari uang untuk membayar pajak pada negara. Namun para koruptur telah menggunakan hasil keringat mereka untuk memperkaya diri sendiri. Sungguh terlalu!

Bukan rasa bahagia dan syukur yang seharusnya ditunjukkan oleh para terpidana koruptor yang mendapat vonis ringan. Tetapi merek sebenarnya harus menangis , sedih dan menyesal sebab seringan apapun hukumannya, mereka telah terbukti bersalah merugikan negara dan memakan uang rakyat.

Apapun putusan hakim senantiasa harus dihormati karena telah melalui proses hukum yang berlaku. Soal ketidak adilan, biar rakyat yang menilai.

Referensi: Dari berbagai sumber

Rabu, 12 Desember 2012

Bisakah DPR Lengserkan Dahlan Iskan?

Berita terbaru hari ini, DPR mengancam akan melengserkan Dahlan Iskan dari kursi kabinet gara-gara Dahlan tidak menghadiri rapat kerja dengan Komisi XI DPR hari ini. Komisi XI uring-uringan lantaran Dahlan Iskan lebih memilih untuk menemani SBY melakukan kunjungan kerja ke Bali daripada menghadiri rapat kerja dengan komisi XI DPR.

"Ini kalau (Dahlan) tidak datang, kita bisa saja mengajukan surat ke Presiden untuk diganti," tegas Emir dalam rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 12 Desember 2012. (Sumber: detikNews)

Sebagai masyarakat yang awam dengan dunia politik dan hukum tata negara, saya jadi bertanya 'Bisakah DPR mengajukan usul (bersurat) ke presiden untuk memberhentikan seorang menteri? Bukankah pengangkatan dan pemberhentian menteri adalah hak prerogatif presiden? Bagaimana jika SBY ternyata 'sayang' dengan Pak Dahlan yang telah relativ berhasil memajukan BUMN?' Saya berharap jika ada pembaca blog saya ini mengerti tata negara, silahkan beri saya pencerahan agar saya mengerti.

Lepas dari apa yang diagendakan dalam rapat kerja komisi XI DPR dengan Menteri Negara BUMN, Saya hanya bisa merasakan bahwa ini adalah bentuk kekesalan para anggota DPR yang telah 'diserang' oleh Dahlan Iskan lewat isu 'pemerasan' oknum anggota DPR ke BUMN beberapa waktu yang lalu. Dan ini merupakan salah satu bagian dari 'serangan balik' ke Dahalan Iskan oleh para anggota DPR yang merasa 'dilecehkan' oleh Dahlan Iskan. Semoga ini hanya asumsi saya...


Kagum dengan Kenegarawanan Habibie

Saya sungguh kagum dengan sikap bijaksana Mantan Presiden RI, BJ Habibie. Meskipun dihina dengan sebutan 'Anjing penjajah', namun Habibie meresponnya dengan tenang, dan penuh kebijaksanaan. Habibie memang seorang negarawan yang santun dan bijaksana. Beliau menganggap hinaan mantan menteri penerangan Malaysia Zainudin Maidin sebagai sebuah pujian dan tidak perlu untuk dipikirkan secara emosi.

"Ketika seseorang menghina kamu, anggap saja itu sebagai pujian," kata Habibie seperti dikutip dari akun twitter The Habibie Center yang terverifikasi,@habibiecenter."Mereka menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan Anda. Sementara Anda, sama sekali tidak memikirkan mereka," tulis Habibie di twitter.

Sungguh kata-kata yang bijaksana dari seorang tokoh berkaliber dunia. Saya rasa apa yang dikatakan Habibie benar juga. Jika kita merespon suatu hinaan dengan penuh emosi, maka hanya akan menghabiskan energi dan waktu kita. Lebih baik energi dan waktu tersebut dipakai untuk memikirkan sesuatu yang lebih penting. Seperti kata Habibie, anggap hinaan itu sebagai pujian. Iya dengan hinaan, kita mendapat energi baru untuk menjadi lebih baik di masa yang akan datang.

Justru kita sebagai anak bangsa merespon tulisan Maidin itu dengan penuh emosi. Kita berpandangan, menghina tokoh bangsa Indonesia sama saja dengan menghina bangsa Indonesia itu sendiri. Kadang kita tak sadar bahwa kita sering menghina dan menghujat Malaysia baik langsung maupun tidak langsung. Padahal kebebasan berpendapat adalah hak yang harus di hormati meskipun kadang suatu pendapat membuat telinga kita merah dan darah mendidih. Semoga kejadian ini dapat menjadikan kita lebih dewasa dalam menyikapi suatu masalah seperti Bapak BJ Habibie. Amiin

Sabtu, 10 November 2012

Inil Dia Inisial 5 Anggota DPR Pemeras BUMN dalam Surat Dahlan

Menteri BUMN Dahlan Iskan melaporkan 5 anggota DPR yang meminta jatah ke BUMN dan memuji seorang anggota lainnya lewat surat ke BK DPR. Berikut 5 orang anggota DPR pemeras BUMN yang dilaporkan Dahlan Iskan ke Badan Kehormatan DPR.

Berdasarkan informasi akurat yang diperoleh detikcom, 5 anggota DPR pemeras BUMN yang dilaporkan ke Badan Kehormatan DPR berinisial AQ, ATP, LM, ARW, MIQ. Informasi ini diperoleh detikcom dari seorang sumber di DPR, Jumat (9/11/2012).

Nama lengkap dan fraksi anggota DPR belum dibuka karena BK DPR memang belum membuka nama-nama anggota DPR yang dilaporkan Dahlan Iskan pada Rabu lalu tersebut ke publik. BK baru membuka dua nama anggota DPR pemeras BUMN yang dilaporkan Dahlan Iskan pada Senin (5/11).

Sebenarnya Rabu (7/11) lalu Dahlan Iskan mengirim 6 nama anggota DPR ke BK. 5 Nama disebut sebagai anggota DPR yang meminta jatah kepada BUMN sementara satu lagi dipuji Dahlan.

Dari 6 nama itu, yang sudah jelas identitasnya adalah Zulkieflimansyah. Namun dia bukan sebagai anggota DPR yang meminta jatah. Justru dia dipuji Dahlan sebagai anggota DPR yang bisa mencegah permintaan jatah itu.

Zulkieflimansyah, yang merupakan Wakil Ketua Komisi XI DPR dari PKS, mengaku mendapat pesan singkat dari Dahlan Iskan yang berisi alasan kenapa Dahlan memujinya. Namun BK DPR higga saat ini belum memberikan konfirmasi terkait hal ini.

Informasi mengenai nama-nama maupun inisial anggota DPR yang memeras BUMN sebenarnya disimpan rapat oleh Dahlan Iskan. Dalam pertemuan dengan Forum Pemimpin Redaksi media massa di Kantor Kementerian BUMN kemarin, Dahlan Iskan sama sekali tidak mau membuka identitas anggota DPR yang memeras BUMN. "Saya benar-benar tidak mau," kata Dahlan.

Kepala Humas Kementerian BUMN Faisal Halimi juga tidak mau membuka satu pun nama maupun inisial anggota DPR pemeras BUMN tersebut. "Saya sudah bersumpah di BK saya tidak akan membuka nama-nama itu," kata dia.

Sampai saat ini desakan agar BK DPR mengungkap nama-nama anggota DPR pemeras BUMN semakin kuat. Namun BK belum juga memberikan kepastian kapan akan mengungkap, memproses, dan memberi sanksi nama-nama yang dilaporkan Dahlan Iskan.

Sumber: detikNews

Akhirnya Diego Michiels Ditetapkan Sebagai Tersangka Penganiayaan

Diego Michiels, pemain timnas Indonesia yang dikaitkan dengan kasus penganiayaan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Bek kiri timnas Indonesia ini ditetapkan sebagai tersangka pada hari ini.

"Ya berdasarkan pengembangan Diego kita tetapkan sebagai tersangka," ujar Kapolsek Tanah Abang AKBP Suyudi ketika dikonfirmasi, Jumat (9/11/2012).

Untuk diketahui, Diego saat kejadian sedang menjalani pemusatan latihan timnas untuk Piala AFF di Malaysia. Tak ada pemain yang boleh berkeliaran di malam hari saat pemusatan latihan tersebut.

Sebelumnya konfirmasi dari Diego Michiels yang disanggongi wartawan saat latihan Timnas di GBK Senayan, Kamis sore tidak diperoleh. Diego tak mau bicara. Keterangan hanya datang dari pelatih Timnas Nil Maizar dan Manajer Timnas Habil Marati. Keduanya mengakui Diego semalam memang keluar dari mess, tetapi tidak diketahui tujuannya.

"Dia memang mengakui kalau keluar malam," kata Nil kemarin. Atas pelanggaran keluar malam itu, Diego hanya mendapat sanksi tidak mendapat uang saku Rp 500 ribu.

Pemain Timnas Diego Michiels resmi ditetapkan tersangka oleh kepolisian dalam kasus penganiayaan. Saat ini Diego masih diperiksa di Mapolsek Tanah Abang.

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sekarang masih diperiksa di atas," ujar Kanit Polsek Tanah Abang Kompol Widarto kepada wartawan di Polsek Tanah Abang, Jumat (9/11).

Diego dipolisikan oleh Mef Paripurna (21), seorang mahasiswa asal Bogor. Mef mengaku dipukuli Diego di tempat parkir Senayan City pada Kamis dinihari, tanpa mengetahui penyebabnya. Mef melihat Diego mabuk. Dia menderita luka parah di bagian wajah. Dalam jumpa pers hari ini di rumahnya, Mef akan mengejar Diego hingga penjara. Sementara menurut versi polisi, peristiwa dipicu oleh senggolan Diego dengan teman Mef di Bar Domain di Senayan City. Mereka ribut. Lalu oleh satpam setempat mereka diusir keluar. Keributan berlanjut hingga terjadilah penganiyaan terhadap Mef di tempat parkir.

Sumber: detikNews

Rabu, 07 November 2012

Inilah 2 Nama Oknum Aggota DPR yang Diserahkan Dahlan Iskan ke BK DPR

Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan telah melaporkan dua nama Anggota DPR yang memalak BUMN ke Badan Kehormatan (BK) DPR. Kedua nama itu berasal dari dua fraksi besar di DPR Ketika ditanya wartawan usai memberikan keterangan di BK DPR, Meneg BUMN, Dahlan Iskan tidak mau menyebut nama dua orang oknum anggota DPR RI yang diduga "memalak" BUMN. Dahlan hanya mengatakan sudah menyerahkan dua nama oknum itu ke BK DPR.

Begitupula dengan Ketua BK DPR, M. Prakosa juga tidak bersedia menyebutkan nama kedua oknum itu ketika didesak wartawan.

"Disampaikan tadi ada BUMN yang menyampaikan indikasi dugaan diminta upeti oleh anggota dewan. Hal itu disampaikan bukan dokumen atau bukti tapi dia mendengar dari direksi BUMN," kata Prakosa dalam jumpa pers usai menerima keterangan Dahlan Iskan di ruang BK gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/11/2012).

Namun ada sumber lain di BK DPR yang membocorkan nama kedua orang itu. Dia adalah Usman Jafar, anggota BK dari PPP.

"Kalian sudah tahulah, itu Idris Laena dan Sumaryoto," kata Anggota BK, Usman Jafar, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, seperti dimuat detikcom  Senin (5/11/2012).

Dari Usman Jafar-lah akhirnya terkuak misteri nama oknum anggota DPR yang "memalak" BUMN seperti yang diserahkan Dahlan Iskan

Menurut telusuran detikcom, Idris Laena adalah Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar. Sedangkan Sumaryoto adalah Anggota Fraksi PDIP yang pernah duduk di Komisi V DPR dan saat ini duduk di Komisi XI.

Sementara soal nama-nama anggota dewan lain yang juga turut kerap meminta upeti kepada DPR, Dahlan sudah menyatakan akan menyampaikannya pada hari Rabu.

"Tadi diputuskan BK minta kelengkapan namanya. Nah, saya akan susulkan lewat tertulis pada hari Rabu," ujar mantan bos PLN itu.

Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya!

Sumber: detikNews
Gambar: detik.com

Senin, 29 Oktober 2012

Yunus Husein Berkicau: 10-40% Dana Bantuan Kemendikbud dan Kemenag Disunat

Setelah tidak lagi menjadi ketua PPATK dan terganjal pada pemilihan komisioner KPK, Yunus Husein kini rajin berbagi lewat media sosial. Akun twitternya @yunushusein sering berkicau soal praktik korupsi dan calo anggaran di Indonesia. Kebetulan Yunus sekaran menjadi ketua Pusat Kajian Anti Pencucian Uang (Pukau) Indonesia.

Nah, baru-baru ini @yunushusein berkicau lagi.  Akun twitter Yunus berkicau soal maraknya praktek sunat bantuan dari Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

@yunushusein
Semua bantuan Kemendikbud dan Kemenag kepada sekolah di Belik, Pemalang, dan Bantar Kawung, Brebes disunat 10-40 % oleh calo, yaitu politisi atau orang dalam

Begitulah bunyi kicauan Yunus Husein di twitter. Jika benar seperti yang dikicaukan oleh Yunus Husein, maka kebocoran anggaran negara cukup besar. Yang disebut Yunus hanya 3 daerah saja. Jika diseluruh Indonesia memang terjadi demikian, tentu sudah sangat besar uang negara yang menguap di lingkaran para calo. Sementara sekolah-sekolah hanya mendapatkan sisa dari uang yang menguap. Pantas saja banyak sekolah yang roboh dan tingkat pendidikan masyarakat tidak maju-maju

Jika demikian kejadiannya, justru yang kasian para pembayar pajak. Mereka sudah bekerja keras mencari uang dan membayar pajak mereka. Tapi apa yang mereka bayarkan ternyata banyak yang dinikmati oleh para koruptor dan calo anggaran.

Pemerintah harus bertindak tegas terhadap praktik ini. Jika tidak, maka negara ini akan bangkrut hanya karena korupsi. angka 10-40% itu bukan angka yang kecil karena jika praktik ini terjadi di seluruh Indonesia, maka kerugian negara bisa saja mencapai triliunan rupiah. Sungguh memalukan bukan?

Sabtu, 27 Oktober 2012

Pengurus Masjid Menangis Terima Sumbangan Hewan Qurban dari Pemulung

Sebuah berita yang sangat mengharukan dan mungkin akan mengetuk pintu hati kita pada suasana hari raya kurban ini. Betapa tidak, pasangan pemulung yang bernama Maman (35) dan istrinya Yati (55) datang ke masjid Al-Ijtihad, Tebet, Jakarta Selatan untuk menyerahkan 2 ekor kambing sebagai hewan qurban.

Menurut cerita pengurus Masjid Al-Ijtihad, Selasa (23 oktober 2012) Seorang yang bernama Maman datang ke Takmir Masjid Al-Ijtihad yang berlokasi di kawasan elit Jakarta selatan ini. Tujuan kedatangannya adalah menyumbangkan 2 ekor kambing sebagai hewan qurban. Menurut Juanda, sang pengurus masjid, dia sangat terharu dan menagis menerima sumbangan kambing kurban dari orang yang berprofesi pemulung ini.

"Bawanya pakai Bajaj. Dia kasih 2 ekor kambing untuk kurban. Bicaranya tegas, justru saya yang nerima gak kuat, saya menangis" cerita Juanda. Dan yang paling mengharukan, 2 ekor kambing dari pasangan pemulung ini adalah yang paling besar diantara kambing-kambing yang lain.


Menurut Yati, dia dan suaminya pernah ditertawakan kala menceritakan niatnya untuk berqurban. Namun Yati dan Maman bergeming, mereka tetap meneruskan niatnya untuk berqurban. Dan setelah 3 tahun menabung, baru bisa berqurban tahun ini.

"Pada bilang, apa tidak sayang, mending uangnya untuk yang lain.Tapi saya pikir sekali seumur hidup masak gak pernah qurban. Malu cuma nunggu daging qurban" cerita Yati saat ditemui wartawan.

Subhanallah, kita patut terharu dan terketuk hati kita membaca peristiwa di atas. Mereka saja yang pemulung dan dianggap masyarakat kelas bawah mampu berkurban. Padahal penghasilan mereka rata-rata Rp 25.000 per hari. Bagiamana dengan kita? Apakah kita harus kalah dengan pemulung dalam hal berqurban?

Dan saya menangkap kesan ada diantara mereka yang sebenarnya malu untuk antri pada pembagian daging. Ternyata merekapun sebenarnya memiliki keinginan untuk memberi, bukan saja menerima. Namun karena keadaan mereka sehingga terpaksa menerima belas kasihan.

Jika saja pemulung dengan susah payah menabung agar bisa berqurban, bagaimana dengan kita yang penghasilannya di atas rata-rata. Semoga berita ini bisa menjadi renungan bagi kita semua. Amiin

*Dari berbagai sumber
*Foto: www.menjelma.com

Sabtu, 06 Oktober 2012

Rompi SAKTI TNI AD, Kreasi Agus Yudhoyono Cs

Kemarin, tanggal 5 Oktober 2012 adalah peringatan hari TNI ke 67. Upacara peringatan hari TNI yang ke 67 dipusatkan di Pankalan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Tidak hanya upacara seremonial saja yang menjadi perhatian publik. Lebih dari itu, ada suatu kreasi yang cukup maju disumbangkan oleh prajurit TNI untuk bangsa dan negara. Kreasi apakah itu?

Rompi SAKTI (sumber: detikNews)
Para kesatria (knight) di awal abad pertengahan telah mengenal baju zirah sebagai alat pelindung dalam peperangan. Perkembangan teknologi persenjataan membuat baju zirah menjadi usang sehingga ditinggalkan dan berganti dengan 'body armor' yang lebih fleksibel dan ringan.

Act of Valor (2012), film buatan Hollywood yang skenarionya ditulis oleh Kurt Johnstad dan dibintangi oleh Alex Veadov, Nestor Serrano, menampilkan pasukan khsusus Amerika Serikat (AS) yang sedang melakukan operasi di darat, laut, dan udara. Sepanjang film ini akan terlihat setiap anggota pasukannya mengenakan rompi antipeluru dalam setiap aksinya. Bahkan rompi antipeluru itu terlihat dapat memuat segala jenis peralatan taktis tempur.

Mungkin dua hal di ataslah yang menginspirasi TNI untuk membuat rompi antipeluru yang fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan prajurit di lapangan. Rompi ini dinamakan SAKTI (Sistem Angkut Kelengkapan Tempur Individu) yang di desain khusus untuk prajurit TNI AD.

Rompi ini didesain oleh Mayor (Inf) Agus Harimurti Yudhoyono dan rekan-rekannya. Dari semangat untuk melakukan perubahan dan modernisasi di tubuh TNI, selain dukungan KSAD Jenderal Pramono Edhie Wibowo yang meminta untuk dilakukan modernisasi kelengkapan prajurit tempur lintas udara, Agus bersama rekan-rekannya membuat rompi antipeluru yang khusus bagi tentara Indonesia.

Agus menyebutkan bahwa rompi ini terbagi dalam dua bagian. Bagian pertama adalah Rompi Angkut Sakti (RAS) dan yang kedua adalah Rompi Balistik Sakti (RBS). Dengan Rompi ini, Agus ini berharap keselamatan prajurit di lapangan dapat ditingkatkan. 

 “Kita menyadari bahwa dunia itu mengalami perubahan cepat, situasi yang terjadi di negara lain,” ujar Agus saat berbincang dengan detikcom saat mempersiapkan Pameran Alutsista dalam rangka HUT ke-67 TNI di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (4/10/2012).

 Dari pernyataan Mayor (Inf) Agus Harimurti Yudhoyono yang sekarang menjabat Kasi 2 Brigif Linud 17/ Kostrad, bahwa TNI menyadari betapa pentingnya peralatan tempur yang lebih canggih dan fleksibel untuk personil TNI AD khususnya dan TNI pada umumnya.

Selamat Hari TNI yang ke 67! Semoga terus jaya. Amiin

Sumber: http://news.detik.com/read/2012/10/05/090125/2055196/10/rompi-sakti-modernisasi-agus-yudhoyono-di-tni?991104topnews

Minggu, 24 Juni 2012

Maaf, Dilarang keras BERKUMIS di Seluruh Wilayah RI

Seandainya saya terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia, saya akan mengeluarkan instruksi kepada seluruh jajaran pemerintahan dan rakyat Indonesia. Isi instruksi tersebut berupa larangan BERKUMIS di seluruh wilayah Republik Indonesia tanpa terkecuali.

Ups! Jangan buru-buru menjustis saya sebagai presiden yang melanggar HAM sebab larangan BERKUMIS yang saya maksut adalah Berantakan, Kumuh dan Miskin atau disingkat BERKUMIS.

Iya, saya memang terinspirasi dengan Tagline salah satu pasangan calon gubernur DKI yang sempat mengundang kontroversi karena tagline tersebut dianggap mendiskreditkan salah satu calon. Namun, terlepas dari kontroversi itu, saya setuju dengan jargon tersebut jika benar-benar diaplikasikan untuk memperbaiki Jakarta yang sudah terkenal dengan kesemrawutan, kumuh dan miskin itu. Tentu masyarakat Jakarta berharap, apa yang disampaikan pasangan calon gubernur DKI itu bukan hanya sebatas janji kampanye tetapi benar-benar diaplikasikan saat memerintah di DKI Jakarta.

Dalam lingkup lebih luas, saya sebagai warga negara Republik Indonesia juga berharap jargon dilarang BERKUMIS itu juga diterapkan di seluruh wilayah RI. Jajaran pemerintahan maupun rakyat Indonesia harus berlomba-lomba untuk mengatasi kesemrawutan, kekumuhan dan kemiskinan yang ada di wilayah masing-masing. Jangan sampai pemerintah daerah hanya bersih-bersih menjelang diadakannya suatu lomba atau karena mengharapkan penghargaan yang bersifat seremonial.

Siapapun hendaknya berbuat bukan karena suatu tendensi, tetapi lebih kepada pengabdian pada bangsa dan negara Republik Indonesia tercinta. Semoga Indonesia kedepan menjadi jauh lebih baik, sejahtera dan makmur. Amiin

    Author

    Foto Saya
    Saya hanyalah seorang yang biasa saja. Tetapi saya memiliki keinginan yang luar biasa untuk berbagi dengan siapa saja tentang apa yang saya ketahui dan pahami. semoga bermanfaat. Amiin

    Followers