Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 April 2013

8 Hal Ini Terbukti Membuat Anak Lebih Pintar

Memiliki anak yang pintar tentu menjadi dambaan setiap orang tua. Karena itu, orang tua akan mencari berbagai cara untuk meningkatkan kemampuan intelektualitas sang anak. Mulai dari teraphy, mendaftarkan les, hingga memberikan makanan suplemen yang bisa merangsang kecerdasan. 

Faktor keluarga sebenarnya berpengaruh sangat besar dan penting dalam tumbuh kembang anak. Begitupula dengan peningkatan kemampuan intelektualitasnya. Peran orang tua dan lingkungan memiliki porsi yang besar dalam peningkatan kemapuan intelektualitas anak. 

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan agar anak Anda menjadi lebih pintar:

1. Rawat bayi Anda sejak lahir
Orang tua harus merawat sendiri bayinya yang baru lahir. Perawatan disini meliputi perawatan kesehatan dan tumbuh kembang anak. Memberikan ASI pada bayi Anda memiliki banyak keuntungan, termasuk kekebalan dan perlindungan dari penyakit. Tetapi tidak banyak yang tahu bahwa pemberian ASI juga memengaruhi kecerdasan. Sebuah hasil penelitian dari McGill University di Montreal menunjukkan, anak-anak usia 6,5 tahun yang diberi ASI semasa kecil memiliki skor IQ verbal 7,5 poin lebih tinggi dibanding anak-anak yang tidak diberi ASI. American Academy of Pediatrics merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama. 

Jadi jangan serahkan perawatan ataupun pengasuhan bayi Anda pada baby sitter. Asuhlah sendiri sehingga mendapatkan tumbuh kembang yang maksimal baik dari segi fisik, psikologis dan intelektualnya

2. Aktivitas Fisik
Aktivitas fisik berupa kegiatan olahraga atau kegiatan rekreasi semacam outbond diyakini bisa menambah kemampuan intelektual anak.  Banyak guru di sekolah dasar mengklaim bahwa anak-anak akan lebih bisa berkonsentrasi setelah melakukan kegiatan olahraga ataupun istirahat.  Setelah mengulas 14 penelitian, para peneliti Belanda menemukan bahwa skor tes kognitif anak-anak akan lebih tinggi bila mereka punya akses ke ruangan senam, untuk melepaskan ketegangan. Jadi, doronglah anak Anda untuk berolahraga.

3. Jauhi makanan cepat saji
Coret menu makanan yang mengandung banyak lemak, banyak gula karena itu akan menurunkan angka IQ anak, demikian terungkap dalam “Journal of Epidemiological Community Health”. Peneliti menelusuri kebiasaan makan 4000 anak-anak sejak umur 3 dan mengecek kecerdasan saat mereka umur 8,5. Anak-anak yang paling banyak makan makanan cepat saji, yang tinggi kadar gula dan lemak, memiliki skor IQ 1,67 poin lebih rendah dibanding anak-anak yang sering makan buah, sayur, ikan dan pasta.

4. Putar musik
Studi Universitas Toronto mengungkapkan, pelajaran musik dapat meningkatkan kemampuan otak anak-anak umur 6-11. Anak-anak yang ikut pelajaran musik mengalami peningkatan IQ paling besar, lebih besar dari yang ikut pelajaran drama. Semua jenis pelajaran musik itu bagus, jadi bila anak Anda tidak mau bermain terompet, jangan khawatir.

5. Jangan lupa minyak ikan

Sebuah studi New York University, yang mengevaluasi begitu banyak studi mengenai penyebab meningkatnya IQ seseorang, mengungkapkan bahwa asam lemak Omega-3 adalah yang terbaik. Riset itu mengatakan, ketika ibu hamil dan menyusui mendapatkan 1000 mg DHA setiap hari, maka IQ balita dapat meningkat lebih dari 3,5 poin. Selain itu, bayi yang mendapatkan DHA selama tiga bulan ternyata memiliki skor IQ 6,5 poin lebih tinggi dibanding mereka yang tidak.

6. Interaksi membaca buku

Studi New York University yang sama juga mencari tahu bagaimana interaksi membaca — yakni mendorong anak-anak untuk membaca dan mengajari mereka cara bertanya — dapat meningkatkan intelegensia anak-anak. Peneliti menemukan bahwa ketika anak-anak berumur di bawah 4 tahun aktif dibacakan buku, kecerdasannya bisa meningkat lebih dari 6 poin. Sambil membacakan buku, doronglah anak Anda untuk bertanya kemungkinan telur berwarna lain.

7. Pertimbangkan daftarkan anak ke preschool.
Analisis terhadap 16 studi terbaru mengungkapkan, mengirim anak terbelakang ke preschool yang fokus pada pengembangan bahasa dapat meningkatkan skor IQ hingga 7 poin. Masukkanlah anak ke preschool jika memang tersedia di dekat rumah Anda.

8. Sarapan
Anak-anak yang memulai hari dengan sarapan sehat terbukti lebih mudah berkonsentrasi, lebih siap dan pada akhirnya mendapatkan nilai lebih tinggi. Siapa sangka, sarapan sederhana seperti sereal dan segelas jus dapat membantu anak Anda lebih berenergi dalam menjalani hari.

Itulah 8 hal yang bisa Anda lakukan untuk membuat anak Anda lebih pintar. Semoga artikel ini dapat menginspirasi Anda untuk lebih memperhatikan tumbuh kembang putra-putri Anda.

Sumber: Yahoo She


 

Selasa, 16 April 2013

Cara Jitu Menanamkan Sikap Mau Berbagi pada Buah Hati Anda

Bagi sahabat-sahabat saya yang sudah memiliki putra-putri, artikel ini penting untuk Anda baca sebagai referensi dalam membimbing tumbuh-kembang putra-putri Anda.

Sikap berbagi pada anak sangat penting ditanamkan sejak dini. Ini perlu dilakukan agar sikap tersebut berkembang menjadi sebuah kebiasaan sepanjang hidupnya. Untuk membentuk sikap berbagi pada anak berkembang sejak dini, peran orangtua sangat dibutuhkan. Oleh karena itulah, Anda sebagai orang tua harus tahu apa saja yang harus dilakukan dalam pembentukan sikap ini.

Berikut ini adalah tips-tips yang bisa Anda lakukan dalam membiasakan putra-putri Anda berbagi kepada orang lain:
  • Membentuk sikap berbagi pada anak bukan merupakan hal mudah. Berbagi merupakan sikap positif yang harus ditanamkan pada anak sejak dini.
  • Saat anak bermain dengan balita lain, Anda dapat menanamkan sikap berbagi pada anak. Momen ini adalah kesempatan baik bagi Anda untuk membentuk anak menjadi pribadi yang murah hati.
  • Saat bermain, sikap berbagi dapat dibentuk melalui contoh yang Anda praktikkan. Misalnya, Anda membeli sebatang cokelat untuk anak, kemudian Anda menyuruh anak untuk memberikan cokelat kepada teman-temannya yang saat itu sedang bermain bersama.Sikap berbagi ini perlu Anda tanamkan dan ajarkan kepada anak secara konsisten.
  • Selain itu, Anda perlu memberi pengertian pada anak bahwa berbagi dengan sesama merupakan perbuat menyenangkan.
  • Sesekali, Anda bisa memberi hadiah ketika anak telah berhasil berbagi makanan atau mainan pada sesama temannya. Atau, sebelum anak melakukan itu, Anda bisa menjanjikan hadiah kepadanya terlebih dulu.
  • Cara lain untuk menanamkan sikap berbagi pada anak adalah Anda dapat menceritakan dongen atau cerita rakyat kepada mereka karena di dalamnya mengandung nilai-nilai kehidupan.

Itulah tips-tips yang dapat saya share untuk Anda, semoga bermanfaat...

*Dari berbagai sumber

Rabu, 10 April 2013

6 Aktivitas Pembuat Cerdas Anak

Saya yakin, semua orang tua ingin anaknya cerdas. Namun tentu tidak semua orang tua tahu bagaimana cara membuat buah hati mereka menjadi cerdas. Untuk itulah artikel ini saya buat agar Anda yang sudah memiliki anak memiliki pengetahuan tentang aktivitas apa saja yang bisa merangsang kecerdasan buah hati Anda.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengembangkan kognitif anak Anda yang direkomendasikan oleh Jamie Loehr, M.D. dan Jen Meyers, pengarang buku Raising Your Child, seperti dikutip dari Parents Indonesia

1. Membaca 20 menit setiap hari
Ajak Anak anda membaca. Di usia 12 sampai 18 bulan anak banyak sekali menyerap informasi dari lingkungan sekitarnya. Jadi sangat mungkin bagi anak Anda mendengarkan apa yang anda baca. Setidaknya ajak membaca selama 20 menit sehari. Sambil membaca buku, tanyakan kepadanya gambar-gambar yang ada di buku.

2. Mendengarkan Musik
Bernyanyilah bersama anak Anda. Biasakan mendengarkan music saat di rumah atau di mobil. Pilihlah musik yang tidak membosankan walaupun diputar terus menerus. Jika Anda bernyanyi otomatis anak akan ikut bernyanyi. Lama-lama Anak Anda akan bernyanyi sendiri walaupun tidak ada music yang mengiringi.

3. Ajarkan tentang bentuk benda dan angka
Ajarkan si kecil tentang bentuk benda, warna dan angka seharian penuh. Jika di tumpukan mainannya ada bola bilang “ini bola bulat berwana merah. Jika sedang makan pisang bilang “ ini pisang kita tinggal satu” atau jika sedang memakai kaus berwarna biru bilang “kaus kamu warnanya biru.”

4. Ajarkan tentang Nama-nama Bagian tubuhnya
Ajarkan juga anak Anda nama-nama bagian tubuhnya. SAabil mengenalkan bagian tubuhnya tunjuklah bagian tubuh yang dimaksud misalnya hidung, mata, kuping, kaki, tangan dan bagian tubuh lainnya.

5. Gunakan instruksi
Saat bermain berikanlah instruksi. Dengan begitu si anak akan mampu mengikuti instruksi dari orang tua dan akan merasa senang jika mampu melakukan apa yang di suruh. Salah satu instruki sederhana adalah memintanya menutup pintu atau mengambilkan bola.

6. Minta memilih mainan kesukaannya
Pergilah ke toko mainan. Gunakan buku katalog kemudian minta si anak menunjuk mainan yang ia suka di catalog tersebut. Setelah itu ajak anak Anda mencari mainan tersebut di rak mainan.

Itulah 6 aktivitas yang dapat anda ajarkan pada buah hati Anda. Semoga dengan aktivitas-aktivitas di atas dapat merangsang kecerdasan kognitif pada buah hati Anda. Selamat mencoba....

Sumber: Parents Indonesia, dimuat di Republika.Online

Jumat, 05 April 2013

Ikatlah Ilmu dengan Menuliskannya

Menulis adalah salah satu aktivitas manusia yang terpenting dalam proses mencari dan mempelajari ilmu pengetahuan. Dengan menulis, kita dapat mendokumentasi ilmu yang telah kita dapatkan sehingga apabila nanti kita lupa maka kita bisa membuka apa yang telah kita tuliskan dahulu di dokumen kita.

Pada permulaan memasuki jenjang pendidikan, yang pertamakali diajarkan adalah membaca dan menulis. Hal ini dimaksudkan agar memudahkan dalam mengikuti proses belajar-mengajar selanjutnya. Dengan bisa membaca, seseorang bisa menyerap ilmu yang lebih banyak dan bisa menulis menjadikan seseorang bisa mendokumentasikan apa yang ia serap dari proses membaca.

Aktivitas menulis sebenarnya sudah dikenal oleh nenek moyang kita jauh sejak zaman pra sejarah. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya penemuan manuskrip ataupun benda sejarah yang berupa pahatan simbol-simbol di atas batu, di dinding-dinding gua ataupun pada media tulang-belulang yang diyakini sebagai tulisan-tulisan pada zaman dahulu. Jadi menulis bukan saja aktivitas kekinian tetapi telah dilakukan jauh sebelum manusia mengenal teknologi.

Mengingat sifat dasar manusia yang suka lupa (bahru), maka menulis merupakan suatu hal yang sangat penting agar ilmu-ilmu yang diserap bisa di dokumentasikan sehingga apabila terjadi lupa, maka bisa dipelajari kembali untuk menyegarkan ingatan.

Menulis juga sangat berguna untuk menyebarkan ilmu pengetahuan ke seluruh muka bumi. Sangat tidak mungkin, seorang yang menjadi guru atau memiliki ilmu akan mengajarkan ilmunya secara lisan kepada semua orang secara massive. Namun dengan tulisan, ia bisa melakukannya yaitu dengan menulisnya pada suatu media dan kemudian menerbitkannya serta selanjutnya menyebarkannya ke publik. Maka sang penulis tidak perlu mendatangi satu per satu orang yang ingin belajar padanya. Cukup dengan diwakili oleh bukunya, maka orang sudah bisa belajar padanya.

Media untuk menulis tentu banyak. Namun sejak ditemukannya kertas dan tinta, aktivitas menulis menjadi lebih mengasyikkan dan lebih rapi. Dengan menulis di kertas, tulisan kita bisa dibukukan sehingga lebih rapi dan terstruktur. Seiring dengan kemajuan zaman, menulispun bisa dilakukan pada media digital seperti komputer dan juga bisa dipublikasikan ke publik lewat media internet. Contohnya adalah halaman web atau blog.

Jadi kesimpulannya adalah menulis merupakan aktivitas yang sangat bermanfaat bagi siapa saja karena dengan menulis dapat mengingatkan kembali sesuatu yang mungkin kita lupakan. Menulis juga bisa membantu penyebaran ilmu pengetahuan dan teknologi secara lebih luas. Bagi yang sedang dalam proses belajar suatu ilmu, ikatlah ilmu yang Anda dapatkan dengan menuliskannya.

*Sumber Gambar:supersuga.wordpress.com

Tuntutlah Ilmu Walau Sampai ke Negeri Maya

Menuntut ilmu adalah suatu kewajiban bagi setiap insan di dunia ini. Oleh karena dengan ilmu, manusia dapat menjalani kehidupannya sehari-hari dan dapat menjalankan fungsinya sebagai khalifah di muka bumi dengan sebaik-baiknya. Saking pentingnya menuntut ilmu, Rasulullah Muhammad SAW bersabda kepada para sahabatnya "Tuntutlah Ilmu Walau Sampai ke Negeri Cina" (Al-hadist). Meski konon hadist tersebut sanadnya diragukan, namun maknanya sangat dalam yaitu betapa pentingnya menuntut ilmu khususnya bagi ummat muslim di dunia.

Di era sekarang ini, Anda tidak perlu jauh-jauh ke negeri Cina untuk menuntut ilmu sebab dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, Anda dapat menuntut ilmu bahkan dari kamar pribadi Anda sendiri, selain lembaga pendidikan formal tentunya. Anda bisa belajar dengan santai kapanpun dan dimanapun, bahkan sambil bersantai dengan keluarga Anda.

Dengan hadirnya internet, dunia seperti tidak memiliki sekat dan jarak bukan jadi suatu masalah lagi. Anda ingin menuntut ilmu? tidak perlu jauh-jauh lagi ke negeri Cina ataupun ke Amrik sana. Hanya dengan menyalakan PC atau Laptop Anda dan terkoneksi dengan internet, maka Anda sudah bisa memperoleh ilmu apa saja yang Anda inginkan. Cukup dengan mengetikkan kata kunci (keyword) di mesin pencari (search engine) yang sesuai dengan info atau data yang Anda cari, maka Anda dapat menemukan ribuan bahkan jutaan situs yang menyediakan apa yang sedang Anda cari, sesuai dengan kata kunci tentunya.

Mungkin Anda juga pernah mendengar istilah e-learning? Yups... e-Learning atau yang biasa dikenal dengan belajar jarak jauh adalah salah satu bukti mudahnya memperoleh ilmu pengetahuan lewat media internet. Dengan e-Leraning, kita tidak perlu hadir di ruang kelas untuk mengikuti pembelajaran. Namun cukup dengan mengakses internet, Anda sudah bisa mengikuti pelajaran meskipun dari ruang di rumah Anda sendiri. Apalagi setelah diintegrasikannya teknologi teleconference ke internet yang memungkinkan Anda bertatap muka dengan tutor ataupun peserta lain di seluruh belahan dunia.

Berarti, Tuntutlah ilmu ke Negeri Cina sudah tidak relevan lagi?

Saya kira tetap relevan karena suatu waktu, kita juga perlu datang ke Negeri Cina atau ke Negeri lain untuk belajar suatu ilmu. Misalnya ilmu-ilmu yang tidak mungkin di share secara terbuka di internet. Namun dengan kehadiran internet, dapat menambah ilmu pengetahuan dan wawasan Anda tanpa harus mencari ilmu pengetahuan dan informasi dari Negeri sumbernya.

Lepas dari berbagai dampak negatif yang muncul di internet, maka kita patut berterimakasih pada para penemu internet karena saya yakin mereka berkarya bukan untuk sesuatu yang negatif, namun untuk sebuah tujuan yang mulia. Semoga mereka mendapat balasan atas kebaikannya dan kita bisa memperoleh manfaat seluas-luasnya dari internet. Amiin ya Rabbal A'lamiin....

    Author

    Foto Saya
    Saya hanyalah seorang yang biasa saja. Tetapi saya memiliki keinginan yang luar biasa untuk berbagi dengan siapa saja tentang apa yang saya ketahui dan pahami. semoga bermanfaat. Amiin

    Followers