Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Februari 2013

Anas dan Monas Jadi Isu Panas

Anas dan monas. Dua kata ini kembali hangat diperbincangkan di linimasa sejak ditetapkannya Anas Urbaningrum sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah dalam pelaksanaan proyek sport center Hambalang. Bahkan kata Anas dan Monas menjadi trending topic di berbagai media sosial. Lalu, apa keterkaitan antara Anas dengan monas?

Suatu hari, tepatnya di bulan maret 2012, Anas Urbaningrum pernah berucap "Satu rupiah saja Anas korupsi Hambalang, gantung Anas di Monas,". Nah, kata-kata inilah yang kembali diingat oleh publik ketika Anas Urbaningrum ditetapkan sebagai tersangka.

Saya sendiri cukup mengerti perasaan Anas kala itu. Dia sepertinya ingin membela diri atas keterlibatannya di kasus Hambalang setelah beberapa kali disebut oleh mantan bendahara umum PD, M. Nazarudin. Namun. Anas tidak menyadari bahwa kata-katanya akan menjadi bumerang bagi dirinya karena publik tentu mencatat ucapan anas itu dan kembali menagihnya saat Anas menjadi tersangka.

Tentu kita belum bisa menilai bahwa Anas sudah bersalah dalam kasus Hambalang ini sebab Anas sendiri belum disidik oleh KPK dan persidangan di pengadilan pun belum dilakukan. Asas praduga tidak bersalah tentu harus kita junjung tinggi.

Jika seandainya Anas Urbaningrum divonis bersalah oleh hakim dengan kekuatan hukum tetap, tegakah kita menggantung Anas Urbaningrum di Monas? Wallahuallam bissawab

Rabu, 19 Desember 2012

'Bunuh Diri' Jika Instagram Menjual Foto Milik Penggunanya

Seperti yang diberitakan, Instagram berhak menjual foto-foto milik pengguna demi kepentingan bisnis dan profit Instagram tanpa memberikan konmpensasi apapun dan pemberitahuan kepada pemilik foto. Dalam kebijakan ini, Facebook sebagai pemilik Instagram menyebutkan bahwa foto tersebut dapat digunakan untuk pihak ketiga, termasuk untuk tujuan periklanan.

Instagram akan menerapkan kebijakan itu per 16 Januari 2013. Bila pengguna tidak menghapus akunnya sebelum tanggal ini, maka mereka dianggap menyetujui persyaratan baru ini. Sementara itu bila pengguna tetap mengunggah foto ke Instagram setelah tanggal 16 Januari, atau menghapus akun miliknya setelah tengat waktu, pengguna juga dianggap memberikan hak pada Facebook-Instagram terhadap gambar tersebut.

Menilik kebijakan Instagram di atas,  Instagram maupun Facebook sebagai pemilik Instagram membuat kebijakan yang sangat sepihak dan terkesan memaksa. Mereka membuat kebijakan tanpa terlebih dahulu meminta masukan dari pengguna yang jumlahnya tidak sedikit itu. Rasa Profit Oriented sangat kental dalam kebijkan baru yang dibuat oleh Istagram itu. Sementara tujuan awal mereka untuk menyediakan media berbagi dan edit foto gratis sepertinya sudah terabaikan. Label sebagai social media tentu tidak bisa diberikan lagi pada Instagram. Mungkin jargon 'tidak ada yang gratis di dunia ini' sudah mulai dianut oleh Instagram.

Selain Profit Oriented, Instagram juga terkesan otoriter terhadap penggunanya. Lihat saja, mereka 'mengusir' penggunanya dengan meminta untuk menghapus account sebelum tanggal 16 januari jika tidak setuju. Tetapi apabila tidak menghapus account pada tanggal 16 atau setelah itu dianggap menyetujui kebijakan Instagram. Benar-benar suatu kebijakan yang otoriter menurut saya.

Menurut saya, Instagram akan 'bunuh diri' jika memaksa untuk menerapkan keijakan itu. Saya berani memperkirakan bahwa sebelum tanggal 16 Januari 2013 akan terjadi 'rush' di Instagram. Saya yakin, banyak pengguna yang akan menghapus account mereka di Instagram karena tentu akan sulit bagi pengguna untuk merelakan foto-foto hasil karya mereka dijual oleh Instagram. Apalagi tanpa konpensasi atau pemberitahuan sebelumnya.

Seperti dilansir di Chip Online Indonesia, 19 Desember 2012, National Geographic telah menghentikan posting foto mereka via Instagram Dalam pernyataan resmi di akun Instagramnya, National Geographic mengatakan bahwa mereka menghentikan kegiatan posting di Instagram. Mereka amat khawatir dengan pengubahan peraturan di Instagram. Dan apabila hal ini masih terjadi, bukan tak mungkin mereka akan segera menutup akun miliknya.

Apa yang dilakukan Instagram ini bisa dikategorikan sebagai 'pencurian hak cipta'. Apakah mereka melanggar SOFA dan PIPA? Entahlah.. Tetapi yang pasti, perlahan Instagram akan ditinggalkan oleh penggunanya jika mereka memaksakan untuk menarapkan kebijakan ini. Kita lihat saja perkembangannya.

Senin, 19 November 2012

Ketahuilah Zionis, Gaza tidak akan Pernah Sama dengan Jepang

Anak Palestina di dalam rumahnya yang hancur
Putra dari mantan Perdana Menteri Israel, Ariel Sharon secara vulgar megungkapkan rasa kebenciannya terhadap Palestina. Komentarnya pada Suratkabar Jerusalem Post, menunjukkan keinginannya untuk menghancurkan Gaza.

"Kita (Israel) harus menghancurkan seluruh wilayah Gaza. Meratakan (dengan tanah) seluruh Gaza. Amerika tidak hanya berhenti dengan Hiroshima, ketika Jepang tidak menyerah dengan cepat (dalam Perang Dunia II), jadi mereka menghancurkan Nagasaki juga," ujar Gilad Sharon dalam sebuah artikel di Jerusalem Post, seperti dikutip Newstateman.com, Senin (19/11/2012).

Bukan hanya Gilad Sharon saja yang membandingkan Gaza dengan Jepang. Menteri Luar Negeri Israel dan pimpinan Partai ultra-nasionalis Yisrael Beiteinu, mengatakan hal serupa ketika Israel melancarkan serangan ke Gaza pada 2009 silam. Mereka menilai Israel harus menghancurkan Hamas seperti AS menghancurkan Jepang di Perang Dunia II, dengan itu Israel tidak dipusingkan dengan pendudukan.

Suatu pikiran picik dari kedua tokoh di atas jika mereka membandingkan pembombardiran Nagasaki dan Hirosima. Gaza atau Palestina secara umum adalah sebuah negara berdaulat yang diakui PBB meskipun Amerika Serikat dan Israel tidak mengakuinya. Namun sebagian besar negara di dunia mengakui kedaulatan Palestina.

Jika mereka benar-benar merealisasikan keinginan jahat mereka itu, maka akan memicu eskalasi yang luas di dunia sebab meratakan Gaza atau Palestina sama saja dengan memantik reaksi keras dari negara-negara yang berpenduduk mayoritas islam. Tentu ini tidak akan menutup kemungkinan meletusnya Perang Dunia ke III.

Perang yang lebih besar dan mengerikan bisa saja terjadi karena banyak negara memiliki kekuatan militer dan nuklir yang tidak bisa diremehkan. Israel ataupun orang-orang yang berpikiran picik harus berpikir ulang mengenai rencana jahat mereka sebab masalahnya tidak sesederhana yang mereka pikirkan. Mereka berkomentar tentu karena kejiwaan mereka tidak stabil, paranoid dan dalam pengaruh syaitan durjana.

Moga Allah membantu saudara-saudara kita di Palestina seperti Allah menjaga Ka'bah dari serangan tentara gajah. Amiin ya Rabbalalamiin...

Referensi:

http://international.okezone.com/read/2012/11/19/412/720360/israel-harus-hancurkan-gaza-seperti-as-hancurkan-jepang

Rabu, 07 November 2012

Aroma Politis Terkait Langkah Dahlan Iskan Menyerahkan Nama Oknum Anggota DPR

Banyak orang termasuk saya mengapresiasi langkah Dahlan Iskan menyerahkan 2 nama oknum anggota DPR yang terlibat "pemalakan"di BUMN. Tetapi penyerahan 2 nama itu menimbulkan kesan yang berbau politis dimana keluarnya nama-nama oknum anggota DPR yang "memalak" BUMN itu terjadi setelah adanya ketegangan potik antara DPR dan Dahlan Iskan.

Ketengangan antara DPR dengan Dahlan Iskan dipicu oleh ketidak hadiran Dahlan saat dipanggil oleh Komisi VII DPR guna mengklarifikasi masalah inefisiensi di PLN karena kasus yang sedang disoroti DPR terjadi saat Dahlan Iskan menjadi Dirut PLN.

Banyak poltisi senayan menganggap Dahlan sengaja 'mangkir' dari panggilan komisi VII DPR karena enggan menjelaskan soal inefisiensi di PLN. Namun Dahlan membantah ketidakhadirannya karena mangkir. Pak Dahlan beralasan bahwa ia memiliki jadwal yang sudah diagendakan sehingga ia tidak bisa hadir di komisi VII. Tak lama setelah peristiwa itu, Dahlan Iskan mengirim SMS ke Sekretaris Kabinet, Dipo Alam yang menyebut ada sejumlah oknum anggota DPR yang suka "memalak" BUMN. SMS Dahlan itu ditindaklanjuti dengan keluarnya surat edaran dari sekkab ke lembaga-lembaga pemerintah untuk mencegah dan menolak adanya praktek kong kalikong.

Awalnya, Dahlan Iskan menyatakan telah mengantongi 10 nama. Belakangan beredar pesan berantai lewat SMS dan BBM yang menyebut 15 bahkan ada yang 18 nama, lengkap dengan inisialnya. Humas BUMN pun membantah bahwa mereka tidak pernah mengirim SMS yang menyebutkan 15 nama oknum anggota DPR "pemalak" BUMN

Setelah menghadiri undangan BK DPR untuk mengklarifikasi nama-nama itu, Dahlan Iskan hanya menyerahkan 2 nama. Ia beralasan 2 nama yang ia serahkan itu berdasarkan laporan direksi BUMN yang merasa dipalak. kemudian Dahalan berjanji, akan melaporkan nama lainnya ke BK DPR hari rabu.

Banyak orang yang bertanya-tanya, kenapa Dahlan Iskan harus mencicil menyerahkan nama-nama itu. Mengapa Dahlan tidak menyerahkannya sekaligus? Kesan inilah yang menimbulkan pro dan kontra publik. Ada yang mengatakan Dahlan sedang melakukan langkah politik pencitraan. Tetapi tidak ada yang tahu pasti manuver politik Dahlan Iskan sebab ia bukan orang politik ataupun dari partai politik tertentu.

Langkah Dahlan Iskan untuk membongkar praktik kongkalikong tentu sangat didukung oleh semua pihak sebab praktik kongkalikong di Indonesia sudah seperti budaya dan sangat sulit diberantas. Tentu apa yang dilakukan Dahlan Iskan ini merupakan terapi kejut bagi oknum-oknum yang sering menggerogoti uang negara. Namun jika langkah Dahlan Iskan ini adalah suatu pencitraan politis menuju Pilpres 2014 tentu sangat disayangkan sebab tidak murni lagi pada pemberantasan KKN di Republik Indonesia.

Apapaun niat Dahlan Iskan, kita berharap ini adalah tonggak awal dalam pemberantasan KKN. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.

Selasa, 24 Juli 2012

Taktik Israel Sulut Perang Dunia III

Siapa yang tidak mengenal Israel, negara kecil yang mayoritas penduduknya beragama Yahhudi itu? Bahkan sejarah telah mencatat, kaum Bani Israel yang notabene adalah kaum Nabi Musa AS telah banyak melakukan kerusakan di muka bumi. Bahkan mereka tidak segan membunuh para nabi.

Di era modern ini, Israel pun tak henti melakukan aksi untuk berbuat kerusakan. Mereka dengan pongah mencaplok tanah Palestina dan menjajah bangsa Palestina hingga bertahun-tahun.

Kepongahan negara zionis tidak berakhir sampai disitu. Dalam kancah percaturan politik global, mereka tak henti melakukan propaganda melalui berbagai media untuk menjaga eksistensinya di kawasan Teluk. Seorang analis militer, Gordon Duff mengatakan bahwa Israel berambisi mengobarkan Perang Dunia III untuk menyelamatkan dirinya dari kehancuran.

Seperti dimuat Republika Online (Minggu, 22 Juli 2012) Duff menegaskan, Tel Aviv melancarkan propaganda media dengan pengaruh yang luas demi menciptakan suasana yang memungkinkan serangan terhadap Iran melalui tangan Amerika Serikat.

Mengamini pandangan penulis Inggris HG Wells dalam bukunya, War of the Worlds, Duff mengungkapkan bahwa Iran telah menjadi target AS dan Israel yang gila perang selama bertahun-tahun. Jadi, Iran adalah target antara untuk menciptakan perang yang lebih luas di dunia.

Analis militer itu mencatat selama bertahun-tahun Iran tidak hanya menjadi sasaran kejahatan Israel, AS maupun NATO, tetapi juga Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Bahrain.

Mengacu pada kunjungan Menlu AS Hillary Clinton ke Israel dan serangan terhadap sebuah bus di Bulgaria yang membawa wisatawan Israel, Duff menilai serangan teror seperti itu sebenarnya direncanakan oleh Israel untuk menyudutkan Iran, dan menghasut opini publik dunia supaya memojokkan Tehran.

Analis itu menambahkan bahwa situasi di Teluk Persia menunjukkan tidak adanya alasan bagi Iran untuk berkonfrontasi dengan pihak manapun, namun arena diatur sedemikian rupa oleh Israel dan Amerika Serikat sehingga konfrontasi tidak terhindarkan.

"Israel yakin serangan terhadap Iran bisa menjadi "cover" untuk membantu meletakkan segala sesuatu supaya terlihat benar demi menguasai kembali kontrol (yang terlepas)..., "kata Duff.

Kian hari eksistensi Israel semakin terancam. Mitos militer Israel sebagai pasukan yang perkasa dan tidak terkalahkan di kawasan mulai pudar pasca kekalahan rezim Zionis dalam perang menghadapi Hizbullah Lebanon.

Terbukti, rezim agresor itu gagal merealisasikan tujuannya menguasai Lebanon selatan. Selama 33 hari mereka berperang di kota Bent Jbeil yang hanya berjarak 4 kilometer dari perbatasan Israel, rezim Zionis gagal menaklukan Hizbullah meski didukung kekuatan persenjataan yang sangat canggih. Kegagalan ini terus berlangsung hingga perundingan gencatan senjata disepakati.

Sebagai negara adidaya yang selama ini melindungi Israel, Amerikapun tampaknya termakan oleh propaganda Israel. Hal itu terlihat dari aksi politik luar negeri Amerika Serikat yang terus menyudutkan Iran yang dipersepsikan sebagai salah satu negara muslim di dunia.

Sementara dibelakang Iran, ada Rusia dan China, dua negara besar yang tidak bisa dianggap remeh kekuatan militernya. Rusia dan China serta sekutu-sekutunya tentu saja tidak akan tinggal diam melihat perlakuan AS dan Israel terhadap Iran. Jika demikian adanya, terjadinya benturan kekuatan-kekekuatan militer tidak bisa dielakkan.

Lalu kemana negara-negara Islam?

Negara-negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam sepertinya akan mengalami kegamangan. Bukan rahasia lagi, sebagian besar negara-negara Islam mengekor ke AS. Mereka telah menggantungkan diri pada negara adidaya itu. Dipihak lain, yang menjadi sasaran para agresor adalah negara-negara Islam seperti Iraq, Afganistan dan sekarang Iran. Kemana arah dukungan mereka? kita lihat saja nanti...

Minggu, 24 Juni 2012

Maaf, Dilarang keras BERKUMIS di Seluruh Wilayah RI

Seandainya saya terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia, saya akan mengeluarkan instruksi kepada seluruh jajaran pemerintahan dan rakyat Indonesia. Isi instruksi tersebut berupa larangan BERKUMIS di seluruh wilayah Republik Indonesia tanpa terkecuali.

Ups! Jangan buru-buru menjustis saya sebagai presiden yang melanggar HAM sebab larangan BERKUMIS yang saya maksut adalah Berantakan, Kumuh dan Miskin atau disingkat BERKUMIS.

Iya, saya memang terinspirasi dengan Tagline salah satu pasangan calon gubernur DKI yang sempat mengundang kontroversi karena tagline tersebut dianggap mendiskreditkan salah satu calon. Namun, terlepas dari kontroversi itu, saya setuju dengan jargon tersebut jika benar-benar diaplikasikan untuk memperbaiki Jakarta yang sudah terkenal dengan kesemrawutan, kumuh dan miskin itu. Tentu masyarakat Jakarta berharap, apa yang disampaikan pasangan calon gubernur DKI itu bukan hanya sebatas janji kampanye tetapi benar-benar diaplikasikan saat memerintah di DKI Jakarta.

Dalam lingkup lebih luas, saya sebagai warga negara Republik Indonesia juga berharap jargon dilarang BERKUMIS itu juga diterapkan di seluruh wilayah RI. Jajaran pemerintahan maupun rakyat Indonesia harus berlomba-lomba untuk mengatasi kesemrawutan, kekumuhan dan kemiskinan yang ada di wilayah masing-masing. Jangan sampai pemerintah daerah hanya bersih-bersih menjelang diadakannya suatu lomba atau karena mengharapkan penghargaan yang bersifat seremonial.

Siapapun hendaknya berbuat bukan karena suatu tendensi, tetapi lebih kepada pengabdian pada bangsa dan negara Republik Indonesia tercinta. Semoga Indonesia kedepan menjadi jauh lebih baik, sejahtera dan makmur. Amiin

    Author

    Foto Saya
    Saya hanyalah seorang yang biasa saja. Tetapi saya memiliki keinginan yang luar biasa untuk berbagi dengan siapa saja tentang apa yang saya ketahui dan pahami. semoga bermanfaat. Amiin

    Followers