Seorang pria bernama Werner Freund, 79 Tahun telah hidup bersama gerombolan serigala selama 40 tahun. Awalnya Freund adalah seorang pasukan terjun payung. Namun sejak tahun 1972 ia mendirikan taman perlindungan serigala. Freund telah membesarkan dan memelihara 70 ekor serigala selama 40 tahun terakhir.
Werner Freund dikelilingi serigala Arktik (Foto: REUTERS/Lisi Niesner)
Serigala Mongolia Heiko menjilat mulut peneliti serigala Werner Freund sebagai tanda memberi salam (Foto: REUTERS/Lisi Niesner)
Serigala-serigala ini didapat saat masih bayi dari
kebun binatang atau taman hiburan. Mereka kemudian dibesarkan oleh
Freund.
Werner Freund membelai serigala alpha Arktik, Monty dengan tongkat jalannya (Foto: REUTERS/Lisi Niesner)
Lokasi perlindungan Wolfspark ini memiliki luas 0,1 km persegi
adalah rumah bagi 29 serigala. Mereka terbagi dalam enam gerombolan dari
kawasan Eropa, Siberia, Kanada, Artik, dan Mongolia.
Werner sendiri harus
berlaku sebagai serigala alpha pejantan agar dihormati dan diterima oleh
kawanan serigala.
Peneliti serigala Werner Freund memberi makan daging buat kawanan serigala Arktik dengan mulutnya. (Foto: REUTERS/Lisi Niesner)
Werner Freund memberi makan daging buat serigala Arktik di taman Wolfspark. (REUTERS/Lisi Niesner)
Werner Freund berbaring di tanah dekat serigala Mongolia. (REUTERS/Lisi Niesner)
Werner Freund berbaring di tanah dekat serigala Mongolia. (REUTERS/Lisi Niesner)
Ingin hidup bersama serigala? Maka jadilah serigala :D
Tidak hanya manusia yang ingin bepergian menggunakan pesawat terbang.
Ternyata seekor ularpun ingin merasakan sensasi terbang di udara laiknya
manusia. Bedanya, manusia duduk santai di dalam kabin pesawat sedangkan
sang ular bergelantungan di sayap pesawat.
Cerita ini bukan kisah fiksi melainkan kisah nyata yang terjadi dalam
penerbangan pesawat Qantas dari Queensland, Australia menuju Port
Moresby, Papua Nugini. Pesawat tersebut lepas landas dari Queensland
pada Kamis (9/1) pagi.
Beberapa saat kemudian, salah seorang penumpang melihat ular jenis piton
tersebut menggelantung di sayap pesawat
"Ular tersebut dilihat oleh sejumlah penumpang ketika pesawat mencapai
ketinggian jelajah," ujar seorang juru bicara maskapai Qantas seperti
dilansir AFP, Jumat (11/1/2013).
Konon ular tersebut masih ada di atas pesawat saat pesawat tersebut mendarat tetapi dalam kedaan mati.
Penumpang lainnya, Rovert Weber, menceritakan bahwa penumpang yang duduk
di deretan depan tidak menyadari keberadaan ular tersebut. Namun
penumpang yang duduk di belakang benar-benar memperhatikan ular
tersebut.
Para penumpang mengungkapkan bagaimana reptil tersebut
meregang nyawa bergelantungan di sayap pesawat, melawan kencangnya angin
dan tekanan ketinggian. Penerbangan tersebut berlangsung selama 2 jam.
Kendati demikian, keberadaan ular ini sama sekali tidak mempengaruhi
penerbangan dan para penumpang.
Menurut ahli, ular yang bergelantungan di pesawat tersebut merupakan
jenis piton yang terpanjang di Australia. Insiden semacam ini belum
pernah terjadi sebelumnya. Pihak Qantas menegaskan, kecil kemungkinan
seekor ular bisa menyusup masuk ke dalam kabin pesawat. Sumber
Maha Besar Allah SWT dengan segala kekuasaanNya. Sebuah rekaman CCTV di Masjid Nabawi, Madinah memperlihat sosok Laki-laki dengan tubuh dan wajah yang bercahaya duduk di antara para jamaah shalat jum'at di masjid Nabawi (7/12/12). Sosok itu mengenakan jubah dan surban tampak sedang khusyu' mendengarkan khutbah jum'at yang disampaikan oleh khatib.
Tentu saja rekaman CCTV ini membuat heboh. Banyak jamaah yang seolah tidak percaya dengan apa yang terlihat di CCTV itu. Ada yang mengatakan sosok itu bukanlah manusia biasa, ada juga yang mengatakan sebagai wujud malaikat yang ikut shalat jum'at di masjid Nabawi. Bahkan Humas Masjid Nabawi al-Munawwarah Sheikh Abdul Wahed Al Hattab membantah
dan mengatakan bahwa dirinya tidak melihat adanya penampakan tersebut,
dan itu hanyalah pantulan lensa CCTV Masjid.
Penasaran dengan rekaman CCTV itu, langsung saja kita lihat di videonya:
Ada kejadian menarik yang luput dari sorotan media di laga Levante
kontra Real Madrid di Estadio Ciudad de Valencia, Senin (12/11). Los
Blancos memenangani laga itu dengan skor 2-1 melalui gol Alvaro Morata
pada menit ke-84.
Kejadian uniknya berawal dari sikut David Navarro yang mengenai pelipis
Cristiano Ronaldo. Peristiwa pada menit ketiga itu membuat CR7 harus
mendapat perawatan lantaran mengucur darah dari pelipisnya.
Saat menjalani perawatan medis di pinggir lapangan, Aljazeera yang
menyiarkan pertandingan itu menyoroti gaya model rambut Ronaldo. Entah
kebetulan atau tidak, kamera televisi mendapati potongan Pemain Terbaik
Dunia itu bertuliskan lafaz Allah dalam bahasa Arab.
Video yang diunggah ke youtube itu seketika menyedot perhatian. Dalam
video berjudul “Allah (الله) writte in Arabic on Cristiano Ronaldo's
head?”, kita bisa melihat sendiri tentang kejadian unik itu.
Ada yang menganggap bahwa tulisan lafaz itu palsu dan merupakan rekayasa
digital, namun banyak pula yang percaya model rambut Ronaldo dibuat
seperti itu.
Sebagaimana kita ketahui, mantan penggawa Manchester United itu sering
bersentuhan dengan dunia Islam. Ia pernah berkunjung ke Jalur Gaza dan
menghadiri acara yang diselenggarakan pemerintahan Palestina.
Namun yang pasti, Ronaldo selama ini dikenal sebagai pesepak bola yang
gemar mengubah penampilan rambutnya. Ia juga selalu mengikuti tren
terkini dalam pemilihan model rambut yang unik.
Benarkah ada Lapadz Allah di kepala Cristiano Ronaldo? Silahkan Anda amati sendiri videonya di bawah ini: